Cara mengenalkan Rasulullah kepada anak


Cara mengenalkan Rasulullah kepada anak.

Cara Mengenalkan Rasulullah kepada anak


Pada zaman Nabi Muhammad, banyak sahabat-sahabat kecil yang masih berusia 8-9 tahun mencintai Nabi Muhammad. Masih kecil tapi sudah mencintai Nabi.

Misalnya saja Anas bin Malik, Usama bin Zayd. Kita harus paham masih kecil sudah mencintai Rasulullah. Jadi, jangan sampai beranggapan bahwa anak kita kan masih kecil. Mulai sekarang, niatkan hati kita untuk menumbuhkan  rasa cinta di dalam hati anak-anak kita.

Sehingga, anak kecil juga harus bisa menjawab ketika ditanya tentang idolanya. Dan mereka harus bisa ngomong bahwa idola anak-anak adalah Nabi Muhammad. Itulah tanda kecintaan anak-anak terhadap Rasulullah.

Coba jadwalkan pengajaran yang menjelaskan tentang Nabi Muhammad setiap pekan misalnya setiap hari Jum'at atau kapan saja terserah.

Agar tumbuh rasa cinta itu dari hati anak-anak kita. Dan kaidah cinta itu ada 2 yakni mencintai karena kebaikannya secara lahir atau secara bathin. Ada dalam keduanya atau salah satunya. Kalau tidak ada kebaikan yang dipandang baik yang tampak atau tidak tampak maka cinta tidak akan hadir.

Jadi, untuk menumbuhkan rasa cinta kita harus mencari tahu apa yang baik darinya. Misalkan saja antara permata dengan beling kaca. Meski dia melihat disekitarnya banyak permata tapi dia tidak tahu dia akan membiarkannya saja. Tapi, ketika tahu bahwa itu adalah benda berharga maka akan dia manfaatkan. Jadi, banyak macam-macam perhiasan yang mahal harganya.

Begitupun jika ingin mencintai Rasulullah. Maka, kita harus mencari tahu kebaikan-kebaikan yang ada pada diri beliau.

Kita perlu mencari bibit-bibit kebaikan yang ada pada diri Rasulullah baik secara dzahir ataupun bathin agar tumbuh rasa cinta itu dengan akar kuat yang menancap sampai ke dasar hati.

Jadi, kita sangat perlu untuk sering membaca sejarah Nabi Muhammad, semua tentang Nabi Muhammad supaya kita tahu kebaikan-kebaikan Nabi Muhammad. Gemar  membaca cerita tentang Nabi Muhammad. Sebaiknya, di zaman penuh fitnah ini harus berhati-hati. Karena sudah banyak oknum yang menjelek-jelekan Nabi Muhammad, tidak memuliakan beliau. Alih-alih ingin belajar mencintai malah membenci. 

Maka, bacaan-bacaan yang akan saya suguhkan ini adalah referensi dari 'ulama yang mencintai Rasulullah yakni Buya Yahya pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah. In syaa Allah amanah.